Upaya Peningkatan Kemampuan Grammar Memahami Adjective Dan Noun Clause Melalui Pendekatan Berbasis Teks
DOI:
https://doi.org/10.55903/jipm.v2i2.178Keywords:
PKM, Adjective Clause, Noun ClauseAbstract
Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) dengan tema Upaya Peningkatan Kemampuan Grammar Memahami Adjective dan Noun Clause Melalui Pendekatan Berbasis Tek Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Al-Ghozali bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan tatabahasa siswa dalam mengenal, mengidentifikasi, menganalisis, dan menggunakan Adjective dan Noun Clause sehingga siswa mampu membaca dan memahami teks berbahasa Inggris dengan percaya diri dan mengaplikasikan kalimat-kalimat tersebut dengan tepat dalam berbagai situasi komunikatif. Melalui pendekatan berbasis teks yang menarik dan bervariasi, PKM ini melibatkan peran dosen, mahasiswa, responden atau peserta pelatihan sebanyak 35 siswa yang berasal dari kelas 11 SMA Pondok Pesantren Al-Ghozali. Hasil evaluasi didapat rerata siswa memahami dan mampu mengerjakan dengan benar 72,75% dan 2 nomor mencapai skor 100%. Sedangkan umtuk mengukur pengaplikasian kalimat mencapai 72% dalam evaluasi esey terstruktur. Dari proses belajar ada peningkatan, kegiatan PKM ini bisa diindikasikan bahwa kegiatan ini menginspirasi minat belajar siswa, meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menggunakan bahasa Inggris, dan secara keseluruhan memperkuat keterampilan komunikasi. Disimpulkan bahwa pengetahuan keterampilan grammar harus terus ditingkankan untuk menunjang kemampuan memahami teks bahasa Inggris dengan baik. Kegiatan PKM dengan menggunakan metodologi yang tepat, mengedepankan teknik fun dan games menarik, mempelajari teks bahasa Inggris dapat memberikan rasa senang dan nyaman kepada siswa tetapi juga secara tidak langsung mendorong para siswa untuk terus belajar sesuatu yang baru dan berani untuk mengekspresikan pengetahuan mereka.
References
Burns, A., & Joyce, H. (1997). Focus on Speaking. National Centre for English Language Teaching and Research, Macquarie University, Sydney, New South Wales, Australia 2109.
Celce&Murce.(Ed).2001.Teaching English as a Second or Foreign Language.Third Edition.USE.Henley&Heinley
Fuady, I., & MP, R. S. (2020). Edukasi Terhadap Remaja Dalam Peningkatan Pengetahuan Tentang Penggunaan Game Dengan Bijak. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia p-ISSN, 2655, 6277.P11-15
Harmer, J. (2007). How to teach English-New edition. England: Longman.
Hartiwi, J., Herpratiwi, H., & Sudirman, S. (2013). Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris. Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (Old), 1(2). P1-18
Haryadi, R. N., & Aminuddin, M. (2023). The Role of English in Preparing Students to Face Global Challenges. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 9615-9621.
Kustanti, D., & Prihmayadi, Y. (2017). Problematika budaya berbicara bahasa Inggris. Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 14(1), 161-174.
Lawtie, F. (2004). Teaching speaking skills 2-overcoming classroom problems. TE Editor.
Richards, J. C. (2001). Curriculum development in language teaching. Cambridge university press.
Simpson, A. J. (2011). Why use games in the language classroom?. Humanising Language Teaching, 13(2).
Suganda, A., Hidayat, A., & Indri Widayastuti, E. R. (2010). Upaya meningkatkan kemampuan bicara siswa dalam bahasa inggris melalui permainan sanke and ladder di kelas VII A SMP negeri cimahi. Bandung: UPI.
Tarigan. 1983. Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Trisnadewi, K., & Lestari, E. A. P. (2018). Pengaruh Language Games Terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris. KULTURISTIK: Jurnal Bahasa dan Budaya, 2(1), 66-78.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 I Aeni Muharromah, Lida Holida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











