Analisis Faktor yang Mempengaruhi Stunting di Desa Garunglor, Sukoharjo, Wonosobo

Authors

  • Sulfia Utami Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia
  • Pertiwi Teguh Hudi Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia
  • Agtrin Syahida Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia
  • Mutho’am Mutho’am Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55903/jipm.v1i1.25

Keywords:

Stunting, Asupan Gizi

Abstract

Desa Garunglor merupakan salah satu desa di kecamatan Sukoharjo, kabupaten Wonosobo. Desa ini memiliki permasalahan stunting yang terbilang cukup serius. Dimana Desa Garunglor menjadi desa nomor dua dengan kasus stunting tertinggi di Kecamatan Sukoharjo. Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak. Stunting tidak hanya mengganggu perkembangan fisik tetapi juga mengganggu perkembangan otak.  Berdasarkan data dari Puskesmas Sukoharjo 2, di Desa Garunglor tercatat terdapat 11 balita stunting menurut indikator BB/ TB, 4 dengan tinggi badan sangat pendek dan 7 dengan tinggi badan pendek. Stunting dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kurangnya informasi dan pengetahuan tentang stunting, kurangnya akses pangan yang bergizi, kurangnya air bersih, kurangnya pemberian tablet penambah darah kepada remaja putri, pemorsian gizi pada anak yang kurang teratur, kurangnya pemberian imunisasi pada balita, dan pernikahan dini. Sedangkan di Desa Garunglor sendiri, stunting lebih banyak disebabkan oleh pernikahan dini yang tinggi, pola asuh yang kurang baik, dan asupan gizi yang kurang diperhatikan.

References

Christina, C., Gunawan, G., Sultanea, R., Lestari, D., Azizah, U., Haniifah, H., ... & Farhan, M. M. (2022). Pola Asuh Orangtua Dan Kurangnya Gizi Anak Penyebab Stunting Di Desa Karangduwur, Kalikajar, Wonosobo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 2(2), 188-195.

Munir, Zainal, Kholisotin Kholisotin, and Ayu Masrurotul Hasanah. 2021. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Peningkatan Kasus Stunting Pada Balita Di Kabupaten Probolinggo. Jurnal Keperawatan Profesional, 9.1, 47–69 https://doi.org/10.33650/jkp.v9i1.2037

Umam, K., Khoirudin, F., Aulana, R. M. N., Rodiah, S., Khafsoturrohmah, D., Putri, M. M., ... & Hidayat, M. S. (2022). Sosialisasi Bahaya Stunting di Desa Pucungwetan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Wonosobo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 2(2), 181-187.

Sakti, Syahria Anggita. 2020. Pengaruh Stunting Pada Tumbuh Kembang Anak Periode Golden Age. Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 6.1, 169–75 <http://ejournal.unsub.ac.id/index.php/FKIP>

Sari, Mellia, ‘Bina Husada. 2020. Jurnal Kepetawatan. 5p

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Waliulu, Syariefah Hidayati. 2018. Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Upaya Pencegahan Stunting Anak Usia Balita. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 9.4, 269–72

https://diskominfo.wonosobokab.go.id/postings/detail/1041325/Masih-Tinggi-Kasus-Stunting-Perlu-Ditangani-Secara-Kolaboratif.

Published

01/27/2023

How to Cite

Utami, S. ., Hudi, P. T. ., Syahida, A. ., & Mutho’am, M. (2023). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Stunting di Desa Garunglor, Sukoharjo, Wonosobo. JIPM: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 1(1), 12–17. https://doi.org/10.55903/jipm.v1i1.25