Pendampingan Calistung Untuk Meningkatkan Literasi Dasar Anak Di Desa Mangun Jaya

Authors

  • Nurul Aini STAI Darussalam Kunir, Indonesia
  • Devi Sulistiawati STAI Darussalam Kunir, Subang, Jawa Barat, Indonesia
  • Putri Sri Rahayu S STAI Darussalam Kunir, Subang, Jawa Barat, Indonesia
  • Putri Khuludiyah STAI Darussalam Kunir, Subang, Jawa Barat, Indonesia
  • Suhendri Suhendri STAI Darussalam Kunir, Subang, Jawa Barat, Indonesia
  • Ahmad Farihin STAI Darussalam Kunir, Subang, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55903/jipm.v3i2.325

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pendampingan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) bagi siswa sekolah dasar di Desa Mangun Jaya. Latar belakang kegiatan ini adalah masih ditemukannya anak-anak yang belum menguasai literasi dasar secara optimal, bahkan pada jenjang kelas menengah. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan PKM Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif guru, orang tua, dan siswa. Program berlangsung tiga kali dalam seminggu selama 30 menit menggunakan metode interaktif dan media sederhana seperti kartu huruf, papan angka, bacaan singkat, serta permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, serta tumbuhnya motivasi belajar dan rasa percaya diri anak-anak. Faktor pendukung program adalah tingginya motivasi belajar siswa, dukungan orang tua, dan kreativitas mahasiswa dalam merancang metode belajar. Adapun kendala yang dihadapi antara lain perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan media, dan waktu belajar yang singkat. Oleh karena itu, keberlanjutan program perlu diperkuat melalui kerja sama dengan sekolah dan masyarakat agar capaian literasi dasar dapat terus berkembang.

Author Biographies

Devi Sulistiawati, STAI Darussalam Kunir, Subang, Jawa Barat, Indonesia

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pendampingan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) bagi siswa sekolah dasar di Desa Mangun Jaya. Latar belakang kegiatan ini adalah masih ditemukannya anak-anak yang belum menguasai literasi dasar secara optimal, bahkan pada jenjang kelas menengah. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan PKM Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif guru, orang tua, dan siswa. Program berlangsung tiga kali dalam seminggu selama 30 menit menggunakan metode interaktif dan media sederhana seperti kartu huruf, papan angka, bacaan singkat, serta permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, serta tumbuhnya motivasi belajar dan rasa percaya diri anak-anak. Faktor pendukung program adalah tingginya motivasi belajar siswa, dukungan orang tua, dan kreativitas mahasiswa dalam merancang metode belajar. Adapun kendala yang dihadapi antara lain perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan media, dan waktu belajar yang singkat. Oleh karena itu, keberlanjutan program perlu diperkuat melalui kerja sama dengan sekolah dan masyarakat agar capaian literasi dasar dapat terus berkembang.

Putri Sri Rahayu S, STAI Darussalam Kunir, Subang, Jawa Barat, Indonesia

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pendampingan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) bagi siswa sekolah dasar di Desa Mangun Jaya. Latar belakang kegiatan ini adalah masih ditemukannya anak-anak yang belum menguasai literasi dasar secara optimal, bahkan pada jenjang kelas menengah. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan PKM Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif guru, orang tua, dan siswa. Program berlangsung tiga kali dalam seminggu selama 30 menit menggunakan metode interaktif dan media sederhana seperti kartu huruf, papan angka, bacaan singkat, serta permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, serta tumbuhnya motivasi belajar dan rasa percaya diri anak-anak. Faktor pendukung program adalah tingginya motivasi belajar siswa, dukungan orang tua, dan kreativitas mahasiswa dalam merancang metode belajar. Adapun kendala yang dihadapi antara lain perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan media, dan waktu belajar yang singkat. Oleh karena itu, keberlanjutan program perlu diperkuat melalui kerja sama dengan sekolah dan masyarakat agar capaian literasi dasar dapat terus berkembang.

Putri Khuludiyah, STAI Darussalam Kunir, Subang, Jawa Barat, Indonesia

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pendampingan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) bagi siswa sekolah dasar di Desa Mangun Jaya. Latar belakang kegiatan ini adalah masih ditemukannya anak-anak yang belum menguasai literasi dasar secara optimal, bahkan pada jenjang kelas menengah. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan PKM Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif guru, orang tua, dan siswa. Program berlangsung tiga kali dalam seminggu selama 30 menit menggunakan metode interaktif dan media sederhana seperti kartu huruf, papan angka, bacaan singkat, serta permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, serta tumbuhnya motivasi belajar dan rasa percaya diri anak-anak. Faktor pendukung program adalah tingginya motivasi belajar siswa, dukungan orang tua, dan kreativitas mahasiswa dalam merancang metode belajar. Adapun kendala yang dihadapi antara lain perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan media, dan waktu belajar yang singkat. Oleh karena itu, keberlanjutan program perlu diperkuat melalui kerja sama dengan sekolah dan masyarakat agar capaian literasi dasar dapat terus berkembang.

Suhendri Suhendri, STAI Darussalam Kunir, Subang, Jawa Barat, Indonesia

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pendampingan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) bagi siswa sekolah dasar di Desa Mangun Jaya. Latar belakang kegiatan ini adalah masih ditemukannya anak-anak yang belum menguasai literasi dasar secara optimal, bahkan pada jenjang kelas menengah. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan PKM Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif guru, orang tua, dan siswa. Program berlangsung tiga kali dalam seminggu selama 30 menit menggunakan metode interaktif dan media sederhana seperti kartu huruf, papan angka, bacaan singkat, serta permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, serta tumbuhnya motivasi belajar dan rasa percaya diri anak-anak. Faktor pendukung program adalah tingginya motivasi belajar siswa, dukungan orang tua, dan kreativitas mahasiswa dalam merancang metode belajar. Adapun kendala yang dihadapi antara lain perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan media, dan waktu belajar yang singkat. Oleh karena itu, keberlanjutan program perlu diperkuat melalui kerja sama dengan sekolah dan masyarakat agar capaian literasi dasar dapat terus berkembang.

Ahmad Farihin, STAI Darussalam Kunir, Subang, Jawa Barat, Indonesia

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pendampingan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) bagi siswa sekolah dasar di Desa Mangun Jaya. Latar belakang kegiatan ini adalah masih ditemukannya anak-anak yang belum menguasai literasi dasar secara optimal, bahkan pada jenjang kelas menengah. Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan PKM Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif guru, orang tua, dan siswa. Program berlangsung tiga kali dalam seminggu selama 30 menit menggunakan metode interaktif dan media sederhana seperti kartu huruf, papan angka, bacaan singkat, serta permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, serta tumbuhnya motivasi belajar dan rasa percaya diri anak-anak. Faktor pendukung program adalah tingginya motivasi belajar siswa, dukungan orang tua, dan kreativitas mahasiswa dalam merancang metode belajar. Adapun kendala yang dihadapi antara lain perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan media, dan waktu belajar yang singkat. Oleh karena itu, keberlanjutan program perlu diperkuat melalui kerja sama dengan sekolah dan masyarakat agar capaian literasi dasar dapat terus berkembang.

References

Awandi, H., Alfatih, N. K., Nugroho, R. T., Athaya, S., Umamit, N. B., Nabila, L., & Premana, K. S. (2023). Program Bimbingan Belajar dalam Meningkatkan Pemahaman dan Minat Belajar Siswa di Pekon Tapak Siring, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif, 2(2), 54–58. https://doi.org/10.70110/jppmi.v2i2.27

Damayanti, A., Isdayanti, M., Pramuditha, I., Wardana, M. R., & Ridho, M. (2023). Pendampingan Belajar Calistung untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Desa Humbang Raya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(6), 819–824. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1872

Darmayanti, N. W. S., Komang, N., Ulan, A., Ketut, N., Partini, S., Wulandari, K. Y., Ani, W. E., Widiani, N. W., Sudirman, I. N., Gede, K., & Purwantara, T. (2024). Pendampingan dan pelatihan calistung (baca tulis dan behitung) di SDN 1 Cempaga yang mengalami kesulitan dalam membaca menulis dan berhitung. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(2), 1779–1787.

Farihin, A. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Al-Mahrusiyah Ngampel Kota Kedir. Prosiding Seminar Nasional, 4, 265–274.

Jauzarafa, F., Suriadi, A., & Utama Ritonga, F. (2024). Peningkatan Keterampilan Pemahaman Calistung Pada Anak Rumah Literasi Ranggi. Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi, 4(2), 147–152. https://doi.org/10.58466/literasi.v4i2.1531

Latifah, L., & Rahmawati, F. P. (2022). Penerapan Program CALISTUNG untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa Kelas Rendah di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 5021–5029. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.3003

Ristiyani, E. A., Nurpratiwiningsih, L., & Triputra, D. R. (2022). Peserta Didik Kelas V Sd Constraints of Student Guardians Elementary School V. Ilmiah KONTEKSTUAL, 3(02), 116–122.

Sapitri, H., Husni, L., & Zahara, K. (2023). Pendampingan CALISTUNG pada Anak Kelas Rendah Di SD 02 Pariangan Kabupaten Pariangan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 4(4), 311.

Silvania, D., Roza, F., Hananda, P., Qhistina, A., Atsnia, F., & Saliha, B. R. (2024). Studi Literatur: Calistung Sebagai Dasar Pengembangan Kemampuan Akademik Di Sekolah Dasar Literature Review: Calistung As the Basis for Academic Skill Development in Primary Schools. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 81–90. https://doi.org/XiX.XXXX

Yulianto, E., Dwijayanti, I., & Sumarno. (2024). Analisis Kebutuhan Literasi Pada Jenjang Pendidikan Sekolah Dasar. Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2(8), 1–5.

Downloads

Published

11/19/2025

How to Cite

Aini, N., Sulistiawati, D. ., Rahayu S, P. S. ., Khuludiyah, P. ., Suhendri, S., & Farihin, A. . (2025). Pendampingan Calistung Untuk Meningkatkan Literasi Dasar Anak Di Desa Mangun Jaya . JIPM: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 3(2), 114–122. https://doi.org/10.55903/jipm.v3i2.325