Persepsi Mahasiswa Terhadap Penerapan Model Problem-Based Learning Pada Mata Kuliah Komunikasi Bisnis
DOI:
https://doi.org/10.55903/juria.v1i2.17Keywords:
Problem-Based Learning, Komunikasi Bisnis, Persepsi MahasiswaAbstract
Kemampuan mahasiswa dalam menerapkan konsep berkomunikasi bisnis pada aktivitas perkuliahan masih rendah. Rendahnya pemahaman konsep peserta didik disebabkan karena pembelajaran yang diterapkan dosen masih bersifat lecturer centered. Dosen hanya menyampaikan materi pembelajaran secara satu arah. Aktivitas belajar mahasiswa menjadi tidak bervariasi, hanya mendengarkan informasi dari dosen saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran berbasis masalah (problem based-learning) pada pembelajaran mata kuliah komunikasi bisnis untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2022. Data penelitian diambil dengan metode tindakan kelas dan survey. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif. Persepsi mahasiswa diukur melalui 7 aspek penilaian. Dari hasil penelitian dapat diperoleh hasil bahwa persepsi mahasiswa pada aspek interaksi mahasiswa dan dosen berada pada kategori sangat baik dengan skor rerata (mean) 20.83 dengan persentase sebesar 83.32%, persepsi mahasiswa pada aspek mampu memotivasi minat belajar mahasiswa berada pada kategori sangat baik dengan skor rerata (mean) 16.53 dengan persentase sebesar 82.65%, persepsi mahasiswa pada aspek kemampuan memahami materi kuliah mencapai kategori sangat baik dengan skor rerata (mean) 20.83 dengan persentase sebesar 83.32%, persepsi mahasiswa pada aspek kompetensi berfikir kritis, efektif dan efisien mencapai kategori sangat baik dengan skor rerata (mean) 16.99 dengan persentase sebesar 84.95%, persepsi mahasiswa pada aspek kompetensi memanajemen waktu yang baik mencapai kategori sangat baik dengan skor rerata (mean) 12.18 dengan persentase sebesar 81.2%, persepsi mahasiswa pada aspek hasil belajar mahasiswa yang baik mencapai kategori sangat baik dengan skor rerata (mean) 8.15 dengan persentase sebesar 81.5%, dan persepsi mahasiswa pada aspek kesesuaian penerapan pembelajaran dengan karakteristik mutu mata kuliah mencapai kategori sangat baik dengan skor rerata (mean) 20.89 dengan persentase sebesar 83.56%.
References
Ahmad Syaifudin, Septina Sulistyaningrum. (2015). Peningkatan Kemampuan Berpendapat Mahasiswa Melalui Problem Based Learning (PBL) Sebagai Pendukung Pencapaian Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Pada Mata Kuliah Pragmatik. Jurnal Penelitian Pendidikan. Vol. 32 Nomor 2.
Aji, R. H. S. (2020). Dampak COVID-19 Pada Pendidikan di Indonesia: Sekolah, keterampilan, dan proses pembelajaran. Jurnal SALA: Jurnal Sosial & Budaya Syari. 7(5), 395–402. DOI: 10.15408/sjsbs.v7i5.15314.
Aniek Murniati., Aditya Hermawan. (2017). E- Problem Based Learning (E-PBL) Pada Mata Kuliah Akuntansi Manajemen Sebagai Alternatif Pembelajaran Inovatif. Jibeka, Volume 11 Nomor 1 Februari 2017: 1 – 10
Brijlall, D. (2015). Exploring The Stages of Polya’s Problem-solving Model during Collaborative Learning : A Case of Fractions. International Journal of Education Science, 11(3), 291–299. https://doi.org/10.1080/09751122.2015.11890401
Diana Savitri Hidayati. (2016). Shyness dan Loneliness. Seminar Asean 2nd Psychology & Humanity. Psychology Forum Umm, 19 – 20 Februari 2016.
Ersoy, E. and Başer, N. (2014) ‘The Effects of Problem-based Learning Method in Higher Education on Creative Thinking’, Procedia - Social and Behavioral Sciences, 116, pp. 3494–3498. doi: 10.1016/j.sbspro.2014.01.790
Fitri, A. D. (2016). Penerapan Problem Based Learning (PBL) Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jambi Medical Journal "Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan", 4(1). https://doi.org/10.22437/jmj.v4i1.3117
Mustajab, Maksud, Sriyono, Siska Desy Fatmaryanti. (2012). Penerapan Metode Pembelajaran Cooperative Script untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Karanggayam Tahun Pelajaran 2012/2013”. Jurnal Radiasi. Vol. 1. No.1. Hlm 37 – 40
Netriwati, Netriwati. (2016). Analisis Kemampuan Mahasiswa dalam Pemecahkan Masalah Matematis menurut Teori Polya. Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika. 7. 181-190. 10.24042/ajpm.v7i2.32.
Oktarina., P. S. (2017). Implementasi metode problem-based learning (PBL) untuk optimalisasi student-centered learning (scl) di perguruan tinggi. Vol 3, No 1
Purnomo, E. A., Rohman, A., dan Budhiharto. (2015). Efektifitas Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PBL) Berbasis MAPLE Matakuliah Kalkulus lanjut II. JKPM Vol. 2 (2):20-24.
Pramitha, D. A., & Wahjudi, E. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Laporan Keuangan. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 12(2), 216–224.
Rusmono. 2012. Strategi Pembelajarang dengan Problem Based Learning itu Perlu. Bogor: Ghalia Indonesia
Sarısakaloğlu, A., Atay-Avşar, T., & Acar, Z. (2015). Communication barriers in online teaching and online learning with digital media, in the framework of teaching and learning theory approaches. Proceeding paper in International Conference on Communication, Media, Technology and Design, 16–18 Mei 2015 Dubai–United Arab Emirates.
Silva, A.B.D., Bispo, A.C.K.d.A., Rodriguez, D.G. and Vasquez, F.I.F. (2018), "Problem-based learning: A proposal for structuring PBL and its implications for learning among students in an undergraduate management degree program", Revista de Gestão, Vol. 25 No. 2, pp. 160-177. https://doi.org/10.1108/REGE-03-2018-030
Widodo.2013. Peningkatan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa dengan Metode Problem Based Learning pada Siswa Kelas VIIA MTs Negeri Donomulyo Kulon Progo Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Fisika Indonesia, Vol. XVII (49), 32-35.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Kurnia Fadila, Muhammad Dwiyan Aditiya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



