Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Minat Beli Konsumen Pada Alfamart Di Kelurahan Pallantikang Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng

Authors

  • Sulfiani Sulfiani Fakultas Ekonomi, Institut Turatea Indonesia, Jeneponto, Indonesia
  • Sahabuddin Sahabuddin Fakultas Ekonomi, Institut Turatea Indonesia, Jeneponto, Indonesia
  • Nur Aziza Fakultas Ekonomi, Institut Turatea Indonesia, Jeneponto, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55903/juria.v3i2.226

Keywords:

Kualitas Pelayanan, Reputasi Perusahaan, Kelengkapan Barang

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan, reputasi perusahaan, dan kelengkapan barang  terhadap minat beli konsumen di Alamart cabang Kartini dan menganalisis variabel independen  apakah yang paling dominan dalam  minat beli konsumen di alfamart cabang Kartini. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi manajemen Alfamart Cabang Kartini untuk mengambil suatu langkah kebijaksanaan dalam strategi pemasaran agar dapat memenangkan persaingan bisnis retail. Pengujian Hipotesis dalam penelitian ini menggunakan alat analisis linear berganda dengan uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang berbelanja di Alfamart cabang Kartini. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel pelayanan (X1) berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen Alfamart Cabang Kartini, karena hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05). Variabel Reputasi Perusahaan (X2) berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen karena nilai signifikansi sebesar 0,015 (p < 0,005).  Kelengkapan barang (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,02 (p < 0,05). Variabel kualitas pelayanan, reputasi perusahaan, dan kelengkapan barang berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli konsumen. 55,7% variasi perubahan minat beli konsumen dijelaskan oleh variasi perubahan faktor – faktor kualitas pelayanan, reputasi perusahaan dan kelengkapan barang. Sementara sisanya sebesar 44,3 % diterangkan oleh faktor lain diluar ketiga variabel diatas yang tidak ikut terobservasi.

References

Anshu, K., Gaur, L., & Singh, G. (2022). Impact of Pengalaman Pelanggan on attitude and repurchase intention in online grocery retailing: A moderation mechanism of value Co-creation. Journal of Retailing and Consumer Services, 64, 102798 %@ 100969-106989.

Azhari, M. T., Al Fajri Bahri, M. P., Asrul, M. S., & Rafida, T. X. (2023). Metode penelitian kuantitatif. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Balinado, J. R., Prasetyo, Y. T., Young, M. N., Persada, S. F., Miraja, B. A., & Redi, A. A. N. P. (2021). The effect of Kualitas Layanan on customer satisfaction in an automotive after-sales service. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 7(2), 116 %@ 2199-8531.

Chang, W.-J. (2020). Experiential marketing, Citra Merek and brand loyalty: a case study of Starbucks. British Food Journal, 123(1), 209-223 %@ 0007-0070X.

Downloads

Published

2024-07-29

How to Cite

Sulfiani, S., Sahabuddin, S., & Aziza, N. . (2024). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Minat Beli Konsumen Pada Alfamart Di Kelurahan Pallantikang Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng. Jurnal Ekonomi Utama, 3(2), 195–199. https://doi.org/10.55903/juria.v3i2.226