Persepsi Dan Motivasi Distributor Terhadap Tantangan Dan Peluang Dalam Distribusi Pakaian Anak Dan Dewasa Di Era Digital

Authors

  • Khorib Nuryana Universitas Panca Sakti Bekasi, Bekasi, Indonesia
  • Sugeng Prayetno Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia
  • Joni Tesmanto Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55903/juria.v4i3.301

Keywords:

Distribusi Digital, Persepsi Distributor, Motivasi Usaha

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem distribusi industri fashion, menuntut distributor pakaian anak dan dewasa untuk menyesuaikan diri dengan penggunaan platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan motivasi distributor dalam menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang distribusi digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di wilayah Kota Bekasi, data dikumpulkan melalui sumber primer berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, serta sumber sekunder dari literatur ilmiah dan laporan industri yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan positif terhadap digitalisasi serta dorongan kuat dari faktor ekonomi dan semangat berinovasi menjadi pendorong utama dalam pembentukan strategi distribusi yang responsif dan kompetitif. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap kajian akademik serta menjadi referensi bagi pengembangan UMKM dan penyusunan kebijakan distribusi berbasis teknologi.

Author Biographies

Sugeng Prayetno, Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem distribusi industri fashion, menuntut distributor pakaian anak dan dewasa untuk menyesuaikan diri dengan penggunaan platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan motivasi distributor dalam menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang distribusi digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di wilayah Kota Bekasi, data dikumpulkan melalui sumber primer berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, serta sumber sekunder dari literatur ilmiah dan laporan industri yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan positif terhadap digitalisasi serta dorongan kuat dari faktor ekonomi dan semangat berinovasi menjadi pendorong utama dalam pembentukan strategi distribusi yang responsif dan kompetitif. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap kajian akademik serta menjadi referensi bagi pengembangan UMKM dan penyusunan kebijakan distribusi berbasis teknologi.

Joni Tesmanto, Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem distribusi industri fashion, menuntut distributor pakaian anak dan dewasa untuk menyesuaikan diri dengan penggunaan platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan motivasi distributor dalam menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang distribusi digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di wilayah Kota Bekasi, data dikumpulkan melalui sumber primer berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, serta sumber sekunder dari literatur ilmiah dan laporan industri yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan positif terhadap digitalisasi serta dorongan kuat dari faktor ekonomi dan semangat berinovasi menjadi pendorong utama dalam pembentukan strategi distribusi yang responsif dan kompetitif. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap kajian akademik serta menjadi referensi bagi pengembangan UMKM dan penyusunan kebijakan distribusi berbasis teknologi.

References

Aini, Y. (2024). Role of Digital Technology and Data in Enhancing Competitiveness of Fashion Entrepreneurs in the Digital Era. 3(2), 85–92. https://doi.org/10.56313/jictas.v1i1.3i2

Cahyani, S. R., & Artanti, Y. (2023). Pengaruh online customer trust dan online store environment terhadap online impulse buying produk fashion melalui perceived enjoyment pada konsumen TikTok shop. Jurnal Ilmu Manajemen, 11, 252–265. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jim/article/view/22631

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2017). Self-determination Theory: Basic Psychological Needs in Motivation, Development, and Wellness. Guilford Press.

Enjelina, A. E. (2022). Keputusan Pembelian Online Melalui Citra Merek Berdasarkan Efektivitas Iklan Dengan Epic Model Studi Pada Konsumen Traveloka.Com. Jurnal Manajemen Pemasaran, 16(2), 57–66. https://doi.org/10.9744/pemasaran.16.2.57-66

Gibson, J. J. (2015). The Ecological Approach to Visual Perception. Psychology Press.

Goh, K. Y., & al., et. (2022). Digital Transformation in Distribution Strategy. Journal of Business Research, 144, 129–140.

Goh, T. S., Henry, Erika, & Albert. (2022). MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen Jurnal Ilmiah Manajemen. MIX: Jurnal Ilmiah Manajemen, 18(1), 31–43.

Hamdani, N. A., Mutmainah, A., Maulani, G. A. F., Nugraha, S., & Permana, I. (2023). Omnichannel Fashion Retail in Indonesia: How it affects Marketing Performance? Mix: Jurnal Ilmiah Manajemen, 13(1), 49. https://doi.org/10.22441/jurnal_mix.2023.v13i1.004

Kotler, P., & Keller, K. L. (2021). Marketing Management (16th ed.). Pearson Education.

Kurniawan, F. E., & Aruan, N. L. (2021). Digitalisasi Dan Pola Kerja Baru: Dampak Bagi Industrialisasi Dan Respons Kebijakan Ketenagakerjaan. Jurnal Sosioteknologi, 20(3), 395–409. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2021.20.3.11

Mangkunegara, A. P. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Mardhiyah, L., & Pratama, N. R. (2024). Increasing Digital Transformation Readiness in Small and Medium Apparel Enterprises Through Maturity Model Evaluation. Asian Journal of Engineering, Social and Health, 3(7), 1549–1561. https://doi.org/10.46799/ajesh.v3i7.354

Pembelian, F. P., Hariningsih, E., Munarsih, E., & Budiman, S. (2024). Emotional Value Meets Digital Influence : Unveiling Factors Driving Slow Fashion Purchases in Indonesia Emotional value dalam Era Digital : Menguak Emotional Value Meets Digital Influence : Unveiling Factors Driving Slow Fashion Purchases in Indonesia Emo. October.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (18th ed.). Pearson Education.

Situmorang, E., Letsoin, B., Briyan, A., Suryani, L., Ekasari, A., & Kurniawati, K. (2021). Perilaku Pembelian Merek Fast Fashion Pada Generasi Milenial Di Indonesia. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen, 7(3), 778–786. https://doi.org/10.17358/jabm.7.3.778

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tahir, S. H., Moazzam, M. M., Sultana, N., Ahmad, G., Shabir, G., & Nosheen, F. (2020). Firm’s Risk and Capital Structure: An Empirical Analysis of Seasonal and Non-Seasonal Businesses. Journal of Asian Finance, Economics and Business, 7(12), 627–633. https://doi.org/10.13106/JAFEB.2020.VOL7.NO12.627

Tapscott, D. (2015). The Digital Economy: Rethinking Promise and Peril in the Age of Networked Intelligence. McGraw-Hill.

Venkatesh, V., Thong, J. Y. L., & Xu, X. (2016). Unified Theory of Acceptance and Use of Technology: A Synthesis and the Road Ahead by Viswanath Venkatesh, James Y.L. Thong, Xin Xu :: SSRN. Journal of the Association for Information Systems, 17(5), 328–376. https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=2800121

Downloads

Published

2025-11-23

How to Cite

Nuryana, K., Prayetno, S. ., & Tesmanto, J. . (2025). Persepsi Dan Motivasi Distributor Terhadap Tantangan Dan Peluang Dalam Distribusi Pakaian Anak Dan Dewasa Di Era Digital. Jurnal Ekonomi Utama, 4(3), 490–499. https://doi.org/10.55903/juria.v4i3.301