Analisis Perbandingan Pendapatan Pedagang Sayur Keliling dan Pedagang Sayur Menetap di Kelurahan Pagesangan Kota Mataram

Authors

  • Siti Suviani Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Indonesia
  • Muhsin Muhsin Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Indonesia
  • Nirmawati Nirmawati Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55903/juria.v2i1.33

Keywords:

Perbandingan, Pedagang Keliling, Menetap

Abstract

Tujuan penelitian bertujuan. untuk mengetahui besarnya pendapatan pedagang sayur menetap dan keliling. untuk mengetahui perbedaan pendapatan pedagang sayur menetap dan keliling. MetodePenelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan deskritif. kualitatif adalah metode yang memakai data berupa angka seperti alat menganalisis perihal apa yang hendak diteliti. Metode deskriptif adalah cara penelitian yang menjelaskan karakteristik populasi atau fenomena yang sedang diteliti. Hasil penelitian adalah Berdasarkan hasil analisis di ketahui t-hitung untuk pedagang sayur  menetap dan keliling 3,331 > dari t-tabel 2,048 maka dapat di simpulkan bahwa Hi atau hipotesis pertama dapat di terima. Artinya ada pengaruh antara pedagang menetap dan pedagang keliling terhadap pendapatan. Dengan probabilitas 0,001 jauh lebih kecil dari α=0,05 maka Ho di tolak artinya koefisien pedagang sayur menetap dan pedagang keliling signifikan atau berpengaruh nyata terhadap pendapatan pedagang sayur menetap dan pedagang sayur keliling.

References

Agustyari, N. K., ANTARA, I. M., & ANGGRENI, I. G. A. A. L. (2013). Perbandingan Pendapatan Usahatani Jagung Manis dan Padi di Subak Delod Sema Padanggalak Desa Kesiman Petilan Kecamatan Denpasar Timur. Journal of Agribusiness and Agritourism, 44959.

Alisjahbana, Ir. H. MA. (2003). Urban Hidden Economy Peran tersembunyi Sektor Informasi Perkotaan, Lembaga Penelitian ITS: Surabaya

Asakdiyah, 2004. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Pasar Tradisional Di Kota Yogyakarta. Jurnal Akutansi dan Manajemen Volume.

BPS Kota Mataram. 2021. Mataram Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kota Mataram

Boediono, 1992 Teori Pertumbuhan Ekonomi. BPFE UGM,Yogyakarta

Budi, 2017. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Di Pasar Bantul Kabupaten Bantul.

Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta:Balai Pustaka.

Herdiana, H. (2019). Analisis Pola Distribusi Usaha Telur Ikan Terbang Di Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Ganec Swara, 13(1), 23-29.

Komarudin, 2001. Ensiklopedia Manajemen, Jakarta Bumi Aksara

Lubis, 2000 Strategi Hidup Pedagang Sayur Yang Bekerja di Sektor Informal.

Nasir, 2009. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia, Jakarta

Nurhayati, 2017. Analisis Faktor-faktor Yang Mempegaruhi Pendapatan Pedagang Sayur di Pasar Tradisional Kabupaten Majalengka.

Prajnanta, F. 2007. Agribisnis Cabai Hibrida. Penebar Swadaya. Jakarta.

Purba, A., Harahap, G., & Saleh, K. (2021). Analisis Perbandingan Pendapatan Usaha Penggilingan Padi Menetap dan Keliling di Desa Pematang Johar. Kecamatan Labuhan Deli. Jurnal Ilmiah Pertanian (JIPERTA), 3(1), 1-11.

Sumarti, 2003. Ekonomi Lokal. Jurusan Ilmu Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Sugiono, 2013. Metode Penelitian kuantitatif, Kuantitatif dan R & D, Bandung:Alfabeta.

Published

2023-03-14

How to Cite

Suviani, S. ., Muhsin, M., & Nirmawati, N. (2023). Analisis Perbandingan Pendapatan Pedagang Sayur Keliling dan Pedagang Sayur Menetap di Kelurahan Pagesangan Kota Mataram. Jurnal Ekonomi Utama, 2(1), 14–18. https://doi.org/10.55903/juria.v2i1.33