Prospek Pengembangan Usaha Industri Tahu di Desa Murbaya Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.55903/juria.v2i1.34Keywords:
Biaya, Pendapatan, ProspekAbstract
Salah satu industri yang banyak berkembang khususnya di Pulau Lombok adalah industri pengolahan produk pertanian seperti industri tahu. Usaha industri tahu yang berkembang di masyarakat adalah industri rumah tangga dan industri kecil Permasalahan pokok yang saat ini menghambat perkembangan industri kecil adalah faktor pengaruh modal kerja yang sangat minim, faktor kenaikan harga bahan baku yang digunakan dalam pembuatan tahu dan faktor pemasaran untuk menyalurkan tahu dari produsen ke konsumen (Andika, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besarnya biaya produksi, pendapatan dan prospek pengembangan usaha industri tahu di Desa Murbaya Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu mencatat dan menginterpretasikan hasil penelitian. Penentuan lokasi dilakukan secara quota sampling yaitu pengambilan sampel dilakukan dengan menentukan jumlah sampel terlebih dahulu. Jumlah responden adalah sebanyak 30 (tiga puluh) pelaku usaha industri tahu. Teknik penelitian ini adalah menggunakan daftar kuisioner. Variabel dalam penelitian ini adalah biaya usaha, penerimaan, pendapatan, dan nilai Benefit Cost Ratio (BCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah biaya tetap dan biaya variabel yang dikeluarkan oleh pelaku usaha industri tahu dalam satu tahun adalah masing-manging sebesar Rp. 58.641.667 dan Rp. 161.450.000, sehingga biaya total usaha dalam satu tahun sebesar Rp. 102.533.333. Penerimaan total pelaku usaha industri tahu dalam satu tahun rata-rata sebesar Rp. 166.630.000, sehingga pelaku usaha industri tahu dalam satu tahun memperoleh pendapatan sebesar Rp. 64.096.667. Rata-rata penerimaan total lebih besar dari biaya total dalam satu tahun sehingga memperoleh nilai Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1.6 atau lebih dari satu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa usaha industri tahu di Desa Murbaya Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah layak untuk diusahakan atau layak dikembangkan karena secara finansial dapat menguntungkan.
References
Aini, Dwi., 2017. Analisis Struktur Biaya dan Nilai Tambah Olahan Kedelai di Wilayah Malang. (Skripsi). Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Astri, 2018. Peluang Usaha Budidaya Kedelai. Graha Printama Selaras. Sukoharjo.
Awerawe Angka, H., & Al-Azhar, I. Optimalisasi Limbah Sekam Padi Sebagai Pupuk Organik Untuk Peningkatan Pendapatan Pada Penggilingan Padi Semi Konvensional Di Kelurahan Lalabata Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan Oleh. Dewi dan Kristanto, 2015. Akutansi Biaya. INMedia. Bogor.
Eddy Herjanto, 2008. Managemen Operasi. Jakarta, Grasindo.
Elygio, Y. D., A. M. Legowo, dan A. N. Al-Baarri, 2016. Karakteristik curd berbahan dasar ekstrak kacang hijau (vigna radiata) dengan whey tahu kedelai (glycine max) sebagai bahan penggumpal. Jurnal Teknologi Pertanian. 9(2): 33.
Gustina Siregar, Salman, dan Lena Wati, 2014. Strategi Pengembangan Usaha Tahu Rumah Tangga. Agrium ISSN 0852-1077 (Print) ISSN 2442-7306 (Online). Oktober 2014 Volume 19 No. 1.
Hakim L, S. P., 2015. Rancang Bangun Ketel Uap Mini Dengan Pendekatan Standar SNI Berbahan Bakar Cangkang Sawit. APTEK, 7 (Januari), 1–8.
Haryadi, R. N., Rojali, A., & Fauzan, M. (2021). Sosialisasi Penggunaan Online Shop berbasis Website di UMKM Cimanggis. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 1(1), 10-16.
Herdiana, H. (2019). Analisis Pola Distribusi Usaha Telur Ikan Terbang Di Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Ganec Swara, 13(1), 23-29.
Hasyim, S., Herdiana, H., & Mappanganro, N. (2022). Prospek Usaha Ikan Nila Menggunakan Keramba Apung di Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Ekonomi Utama, 1(3), 140-146.
Husen, Abrar, 2011. Manajemen Proyek, Penerbit: Andi Yogyakarta.
Kentak Yuli Ambara, I Nyoman Gede Ustriyana, I Ketut Rantau, 2017. Profil Usaha Industri Kecil Tahu dan Tempe Makmur Jaya di Kecamatan Denpasar Barat Kota Denpasar. Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana.
Leady Putra Adnaniyun. 2013. Analisis Usaha Industri Tahu di Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen. Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Mardalis, 2018. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara.
Mohamad Jailani, Yarna Hasiani, dan Inda Ilma Ifada, 2018. Analisis Kelayakan Usaha Pembuatan Tahu di Landasan Ulin Barat Kota Banjar Baru. Studi Kasus Tahu Maju Lestari “Bapak H. Manaf”. Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan.
Mubaranto, H., Sarma, M., dan Baga, L. M., 2016. Strategi Pengembangan Industri Kecil Tahu di Kabupaten Tegal. Manajemen Pembangunan Daerah, 8 (1), 1-18.
Nawal Ika Susanti, 2016. Pengaruh Tingkat bagi Hasil dan Pendapatan Nasabah terhadap Pembiayaan Bermasalah (Studi Kasus Uspps Ausath Blokagung Banyuwangi). Jurnal Hukum Islam, Ekonomi dan Bisnis Vol.2, No. 2: 35.
Nurdin, S. dan Adrianto, 2016. Kurikulum dan Pembelajaran. Depok: PT. Rajagrafindo Persada.
Nuswardhani, S.K., 2017. Struktur Biaya dan Profitabilitas Usahatani Tanaman Pangan (Padi, Jagung, dan Kedelai). Jurnal Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan. Surabaya.
Padangaran, Ayub., 2013. Analisis Kuantitaif Pembiayaan Perusahaan Pertanian. IPB Press: Bogor.
Prasetyo, B.A., Setiyanto, I., dan Hapsari, D.T., 2016. Analisis Usaha Perikanan Tangkap kapal Purse Seine berpendingin Freezer dibandingkan Dengan Es Di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Bajomulyo, Juwana, Kabupaten Pati. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 5(1):67-77.
Ratnawati, L., dan Nugrahanti, Y. W., 2016. Perilaku Sticky Cost Biaya Penjualan, Biaya Administrasi dan Umum Serta Harga Pokok Penjualan Pada Perusahaan Manufaktur. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 18(2), 65.
Rio Andika Pratama, 2015. nalisis Nilai Tambah Kedelai Pada Produk Industri Rumah Tangga Pengolahan Tahu di Kecamatan Natar Kabupaten
Padangaran, Ayub., 2013. Analisis Kuantitaif Pembiayaan Perusahaan Pertanian. IPB Press: Bogor.
Salim, E., 2013, Kiat Cerdas Wirausaha Aneka Olahan Kedelai, Penerbit Andi, Yogyakarta.
Schniederjans, J Marc et al., 2010. “Information Technology Invesment: Decision making methodology”. World Scientefic.
Sudarman, Suwahyo, S., 2015. Penerapan Ketel Uap pada Industri Pengolahan Tahu Untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Produk, 13, 71–78.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R dan D. Alfabeta. Bandung.
Sugiyono, 2018. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Suhdi, M., 2015. Analisis Penpapatan dan Kelayakan Usaha Industri Tahu “Dani” di Kota Palu. Agroland: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 22(2):169-174
Unda Rukmana Dean Prisatya, 2014. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Industri Kecil Menengah.(Malang: Universitas Brawijaya).
Wideningrum, Ida, 2015. Teknologi pembuatan tahu yang ramah lingkungan (bebas limbah). Jurnal Dedikasi. 12: 14-21.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Sadarudin Sadarudin, Khairil Anwar, Narita Amni Rosadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



