Analisis Peran Stakeholder Dalam Tata Kelola Anak Anak Asuh Di Rumah Kreatif Pondok Labu Jakarta Selatan
DOI:
https://doi.org/10.55903/juria.v5i1.378Keywords:
Pemberdayaan Anak Terlantar, Tata Kelola Pembinaan, Kemandirian PsikososialAbstract
Penelitian ini bertujuan: (1) memperoleh informasi mengenai bentuk tata kelola (pembinaan) anak anak teralntar usia sekolah, (2) memperoleh informasi mengenai dampak untuk anak terlantar paska kegiatan pembinaan 3) memperoleh informasi mengenai faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan anak asuh usia sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah, anak-anak asuh usia sekolah para anak asuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, dan pengambilan kesimpulan. Model penelitian ini akan menggambarkan: (1) bentuk pembinaan bagi anak asuh usia sekolah yakni konseling anak, pendidikan, pelatihan dan keterampilan, (2) dampak untuk anak asuh paska pembinaan: (a) dalam segi ekonomi, anak terlantar mampu memenuhi kebutuhan dengan menggunakan keterampilan yang diperoleh untuk bekerja, (b) dalam segi sosial, anak dapat berbaur dengan masyarakat dalam kehidupannya, dan (c) dalam segi psikologis, anak terlantar termotivasi untuk merubah pola hidupnya menjadi teratur dan mempunyai semangat untuk hidup mandiri. (3) faktor pendukung dalam pelaksanaan pembinaan anak jalanan, yaitu: (a) adanya dukungan dari masyarakat dan mahasiswa, (b) bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah daerah, dan (c) semangat dari anak asuh yang ingin hidupnya berubah, maju dan mandiri.
References
Agnes Sunartiningsih. (2004). Pembangunan Masyarakat Desa Melalui Institusi Lokal. Yogyakarta: Aditya Media.
Ambar Teguh S. (2004). Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan.
Yogyakarta: GavaMedia.
Asmawati. (2001). Anak Jalanan dan Upaya penanggulangannya di Kota Surabaya. JurnalHakiki Vol 1. Surabaya.
Badan Kesejahteraan Sosial Nasional. (2000). Modul Pelatihan Pekerja Sosial RumahSinggah. Jakarta.
Bagong Suyanto & Sri Sabituti Hariadi. (2002). Krisis dan Child Abuse.
AirlanggaUniversity Press.
Bagong Suyanto. (2010). Masalah Sosial Anak. Jakarta: Kencana.
Daman Huri. (2008). Demokrasi Kemiskinan. Malang: Program Sekolah Demokrasi. Depsos. (1997). Modul Pembinaan Penanganan Anak Jalanan Untuk Supervisor. Jakarta.
Edi Suharto. (2005). Membangun Masyarakat Memberdayakan Masyarakat.
Bandung: PT Refika Aditama.
Edi Suharto. (2011). Kebijakan Sosial Sebagai Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Lexy J. Moleong. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. RemajaRosdakarya.
Muhsin Kalida. (2005). Sahabatku Anak Jalanan. Yogyakarta: Alief Press.
Mardi Yatmo Hutomo. (2000). Pemberdayaan Masyarakat dalam Bidang Ekonomi:Tinjauan Teoritis dan Implementasi. Jakarta: Bappenas.
Ndraha Taliziduhu. (2003). Kronologi; Ilmu Pengetahuan Baru. Jakarta: Direksi Cipta. Odi Shalahuddin. (2000). Anak Jalanan Perempuan. Semarang: Yayasan Setara.
Owin Jamasy. (2004). Keadilan, Pemberdayaan dan Penanggulangan Kemiskinan.
Jakarta: Bumi Putera.
Sugihartono, dkk. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press. Sugiyono. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suparjan & Hempri S. (2003). Pengembangan Masyarakat dari Pembangunan sampai Pemberdayaan. Yogyakarta: Aditya Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sazali Sazali, Lu’lu Zahirah Ali, Faisal Romdhoni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



