Analisis Dampak Kebijakan Alokasi Dana Desa Terhadap Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Dan Kesejahteraan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.55903/juria.v3i2.406Abstract
Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan instrumen fiskal strategis pemerintah Indonesia untuk mendorong kemandirian desa serta mengatasi ketimpangan pembangunan ekonomi regional. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak implementasi kebijakan ADD terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Pendekatan studi kasus deskriptif digunakan untuk mengeksplorasi realitas di lapangan secara komprehensif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha mikro, serta dilengkapi dengan observasi partisipatif dan dokumentasi laporan realisasi anggaran. Teknik analisis data menerapkan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ADD memberikan dampak positif yang signifikan melalui pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan usaha tani dan sarana air bersih, yang secara langsung memotong biaya logistik dan memperlancar mobilitas ekonomi warga. Selain itu, stimulasi permodalan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terbukti mampu menghidupkan sektor UMKM lokal. Peningkatan konektivitas dan aktivitas ekonomi ini berimplikasi langsung pada perluasan lapangan kerja, peningkatan pendapatan rumah tangga, serta perbaikan akses terhadap fasilitas kesehatan dan pendidikan. Meskipun demikian, efektivitas kebijakan ini masih dihadapkan pada tantangan klasik, yaitu keterbatasan kapasitas manajerial sumber daya manusia dalam perencanaan anggaran serta adanya tendensi regulasi yang terlalu birokratis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ADD berhasil mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap, namun optimalisasinya memerlukan pendampingan kapasitas tata kelola secara berkelanjutan dan simplifikasi birokrasi pelaporan
References
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.
Kuncoro, M. (2014). Indikator ekonomi. UPP STIM YKPN.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice (4th ed.). SAGE Publications.
Saraswati, R., & Devy, S. (2021). Desentralisasi fiskal dan tata kelola keuangan daerah. Pustaka Pelajar.
Scott, J. C. (1985). Weapons of the weak: Everyday forms of peasant resistance. Yale University Press. (Rujukan teoretis relasi elite-massa di perdesaan).
Shah, A. (Ed.). (2007). Local budgeting. The World Bank.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic development (13th ed.). Pearson. (Rujukan teoretis teori pertumbuhan ekonomi dan distribusi kesejahteraan).
Widjaja, H. A. W. (2018). Otonomi desa: Merupakan otonomi yang asli, bulat dan utuh. Rajawali Pers.
World Bank. (2022). Indonesia economic quarterly: Investing in people. World Bank Group
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Susilawati Susilawati, Yunita Fourina Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



