Pengaruh Placemaking Pada Ruang Jalan Taman Tiga Generasi Kota Balikpapan Terhadap Aktivitas Ekonomi Lokal Dan Kualitas Ruang Publik
DOI:
https://doi.org/10.55903/juria.v5i2.450Keywords:
Placemaking; ruang publik, ruang jalan, walkability, aktivitas ekonomi lokal, UMKM; PKL, Taman Tiga GenerasiAbstract
Ruang publik perkotaan memiliki peran penting dalam mendukung interaksi sosial, aktivitas masyarakat, serta perkembangan ekonomi lokal. Taman Tiga Generasi Kota Balikpapan merupakan salah satu ruang terbuka publik yang memiliki potensi sebagai tempat beraktivitas, berinteraksi, berolahraga, dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat seperti UMKM dan pedagang kaki lima (PKL). Namun, keberhasilan ruang publik tidak hanya ditentukan oleh keberadaan fasilitas fisik, tetapi juga oleh kualitas ruang jalan, tingkat walkability, dan penerapan prinsip placemaking. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh placemaking pada ruang jalan Taman Tiga Generasi terhadap kualitas ruang publik dan aktivitas ekonomi lokal. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan dukungan observasi lapangan dan pendekatan deskriptif. Variabel penelitian meliputi kualitas ruang jalan, walkability, placemaking, serta aktivitas ekonomi lokal yang diukur melalui keberadaan UMKM dan PKL, nilai ekonomi kawasan, dan pengeluaran pengunjung. Data responden dalam penelitian ini menggunakan data simulasi sebagai contoh analisis, yang terdiri atas pengunjung, UMKM, PKL, dan pengelola kawasan. Hasil analisis deskriptif simulasi menunjukkan bahwa kualitas ruang jalan memperoleh nilai rata-rata yang relatif baik, dengan indikator kebersihan sebesar 4,31 dan keamanan sebesar 4,27. Dimensi walkability menunjukkan nilai tertinggi pada aspek visual kawasan sebesar 4,28, sedangkan dimensi placemaking memperoleh nilai tertinggi pada aspek Uses & Activities sebesar 4,35. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberagaman aktivitas, kualitas lingkungan, aksesibilitas, kenyamanan, dan interaksi sosial berpotensi memperkuat daya tarik ruang publik serta mendukung aktivitas ekonomi lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan ruang publik dan ruang jalan yang lebih nyaman, inklusif, aktif, dan mampu memberikan manfaat sosial maupun ekonomi bagi masyarakat Kota Balikpapan.
References
Carr, S., Francis, M., Rivlin, L. G., & Stone, A. M. (1992). Public Space. Cambridge University Press.
Frank, L. D., et al. (2021). Urban design, transport and health: Integrating walkability into planning. Journal of Transport & Health.
Kim, J., & Woo, A. (2022). Streetscape quality and commercial sustainability. Sustainability
Mulyadi, A. M., Sihombing, A. V. R., Hendrawan, H., Vitriana, A., & Nugroho, A. (2022). Walkability and importance assessment of pedestrian facilities on central business district in capital city of Indonesia. Transportation Research Interdisciplinary Perspectives, 16
Zulfikar, M. A. (2024). Kajian Placemaking pada Ruang Kegiatan Ekonomi Informal (Studi Kasus Pasar Malam Banjir Kanal Timur, Jakarta Timur). Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Project for Public Spaces. (2024). The Power of Placemaking. Project for Public Spaces.
Zhang, Y., et al. (2024). Contemporary approaches to healthy and livable public spaces: Proximity, flexibility, and diversification. URBAN DESIGN International.
Yao, Z., Zhang, L., Luo, J., & Wei, S. (2025). Resource leveling strategy integrating soft logic and crew interruption in repetitive projects. Computer-Aided Civil and Infrastructure Engineering, 40(20), 3118–3146. https://doi.org/10.1111/mice.13483
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suheriah Mulia Devi, Atik Adinda, Abdul Mattin, Sefriyandri A Prayoga, Reny Rachmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



