Pengaruh Premium Growth Dan Claim Ratio Terhadap Profit Growth Pada Perusahaan Asuransi Umum Yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Periode 2011-2015
DOI:
https://doi.org/10.55903/astina.v1i1.6Keywords:
Premium Growth Ratio, Claim Ratio, Profit Growth Ratio, Asuransi UmumAbstract
Penelitian ini menggunakan analisa data yaitu uji t dan uji F. Dari hasil pengujian dengan analisis regresi linier berganda menunjukkan nilai R square sebesar 0,072, angka ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel-variabel independen memberkan kontribusi terhadap profit growth (Y) hanya sebesar 7,2%, sedangkan 92,8% dipengaruhi oleh variabel lain seperti underwriting ratio, investment yield ratio, rasio beban komisi, dan risk based capital. Berdasarkan uji t terhadap premium growth ratio, diperoleh t-hitung > t-table (2,884 > 1,9822), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berarti secara parsial premium growth ratio berpengaruh signifikan terhadap profit growth. Kemudian untuk rasio beban klaim (claim ratio) diperoleh t-hitung < t-tabel (0,514 < 1,9822) maka Ha ditolak dan H0 diterima. Berarti secara parsial rasio beban klaim (claim ratio) mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap profit growth. Sedangkan dari uji F diperoleh F hitung > F table (4,162 > 3,08) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikatakan premium growth ratio dan claim ratio secara simultan berpengaruh signifikan terhadap profit growth.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Lia Yuliani, Dainty Dwi Fitria Ariyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



